how is it feel, to be their friend?

Karena aku akan mengajar lagi besok, aku jadi agak emosional. Entah kenapa aku jadi teringat momen-momenku bersama anak-anak tertentu di masa lalu. Tidak tahan, rasanya ingin kukeluarkan.

Aku enggak tahu kenapa, tapi aku selalu merasa berurusan dengan anak-anak bahkan saat aku juga bagian dari anak-anak itu sendiri. Selain aku anak pertama dengan dua adik perempuan yang jarak umurnya tidak jauh berbeda, aku lahir di keluarga besar nenekku sebagai cucu pertama dan aku selalu jadi pengasuh adik-adik sepupuku yang banyak. Saat mengasuh mereka, aku geli sendiri melihat mereka berinteraksi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang manipulatif, ada yang polos sekali. …


Rain season.

It’s my favorite. When I sit down in the dark room, the gloomy sky that really dim brush my eyes gently and calm my mood. The sound or the downpour outside the window, that somehow fill all the emptiness I sometimes, feel without reason.

It feels like have a very considerate company beside me. Leaving me in quite without urge any question, keep my mind busy while dealing in the dark, but always mark their presence to message me that I’m not completely alone.

How come, rain be so lovely? How come the cold you bring is so comfortable for me? Why do in my life, when people longing for sun, warm and cheerful day, I, instead, longing for pain when the cold touch my bones and make me shivering?

Maybe that’s why they called you a blessing, rain.


There was a time when I just think about isolated myself after all this time being free. Everydoor I open, I couldn’t understand every single thing. I was in the dark and mud, but no matter what I do I could not really blending or adjust myself with it.

I accepted I’m bad but my conscience cried so hard. Telling me to stop being like this. But that was also… I can’t. This is happen for years.

I can’t sacrifice anything I already got grip around my finger yet just for gripping so tight something so fragile and nearly become…


As usual, the words got longer the more I lost in thoughts. Without realise I spilled everything, remembering all the words you wrote, two letters arrived at the same time. Who I am tho to resist from telling you. But here is the catch for me,

I know that’s so many nonsense hardships in life that somehow got us confused to search the exit door and feel trapped. But maybe not all days will be like that. Maybe we will be blessed by few days when we feel content and at ease like the picture I sent you. I hope for us that days will come more often...

And because I realise those days is enough for entire year. So I write it down here for people to hear this pray and get the same amount of bless right now.


There're so many stars in the sky, few of them remain in your heart, their tiny light are lingering and never failed to keep you stay impressed. Although maybe you live in a very very long, dark and creepy-silent night, keep alive while counting stars isn't bad either.

Sometimes you don't even need to work too hard, set up your boat, lying down there openly to the sky, and just let the flow takes you to wherever it wants. You don't have so many choice left than to face the terrifying blind spots when all your spare flashlights are broken. Since you already had your scariest moment in your life, now you don't even really worried whether the unknown destination will crash you again.

Because then you realise, life is nothing but survival.


Kamu naik sepeda untuk pertama kalinya, kamu tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhmu dan jatuh dari sepeda ke tanah berbatu. Batu-batu dan gesekan membuat kakimu terluka dan berdarah, dan itu membuat kamu takut dan trauma. Keesokan harinya, teman-temanmu mengajakmu naik sepeda kamu tidak bisa karena lukanya masih sakit dan kamu tidak bisa berjalan dengan benar.

Dua minggu kemudian, lukamu mengering dan tidak sakit lagi. Saat seseorang mengajakmu untuk naik sepeda lagi, kamu menerima ajakannya. Tapi saat kamu naik dan hendak mengayuhnya, kamu tidak bisa karena kamu jadi takut berada di atas sepeda. Karena kamu jatuh dan kejadian itu teringat didalam kepalamu…


No matter how annoying you are, still the best because you stay, here, beside me.

Belum lama ini, aku membuka kembali seluruh jejak lama yang aku tinggalkan. Berkas-berkas dari tujuh tahun lalu, kubaca perlahan…

Lalu aku berhenti disitu, disebuah pertanyaan besar untuk diriku sendiri di masa lalu,

“What is best friend for you ?”

….kutinggalkan begitu saja, belum terjawab, masih bersih. Kalau tujuh tahun lalu, aku memang tak bisa menjawab pertanyaan ini, terlalu rumit dikepalaku, terlalu penuh imajinasi dan tidak realistis. Karena aku yang tujuh tahun lalu, belum tahu apa artinya sebenarnya ratu bulan, belum tahu apa artinya mendengarkan, apa artinya menunggu dan bersabar, masih seperti robot pemarah yang akan menumbangkan apapun yang ada dijalannya…


Langkah-langkah kecil sebelum aku menemukan pintu dan keluar dari situasi buruk.

image by : peebles (twitter : @thisiskeets), quote by : kim seokjin

Nah, sekarang kau ada di masa-masa yang menurutmu sulit. Kamu tahu kamu harus segera keluar dari situasi ini, tapi rasanya kau sudah terlampau lelah untuk berusaha. Pikiranmu berantakan, kau takut, gelisah dan juga tertekan. Boro-boro mau memikirkan cara untuk menemukan pintu keluar, pikiranmu terus saja menenggelamkanmu ke tempat yang tidak kau sukai. Lagi dan lagi. Masalah tidak juga selesai, rasanya makin berat saja melangkah.

Kamu tahu kalau hidup itu harus maju, tapi rasanya kau akan hancur saat ini juga. Kalau begitu, kalau kau merasakan itu, aku mau bilang.

Sama, aku juga.

Karena itu, aku ingin mengajakmu bertahan lebih dulu, sebelum…


#cerpen

Dulu, aku punya seorang teman, dia agak berbeda, dan juga… misterius. Dia selalu duduk diam, jarang berbicara, menunduk membaca buku seharian. Aura hitam dan gelap selalu beredar disekitarnya. Dia… seperti punya ruangannya sendiri padahal kami satu kelas.

Uhm… No caption…

Aku kira, aku ini aneh karena rasanya cuma aku yang gugup di tengah banyak orang. Tapi ternyata dia lebih aneh. Suatu saat kita harus berada dalam kerumunan, aku agak gugup yah, tapi aku memasang tampang cuek dan masa bodoh. Lalu aku menoleh padanya dan alangkah terkejutnya aku.

Dia terpaku, keringat dingin mengucur di pelipisnya, dan tubuhnya gemetaran. Tapi kami harus disana. Melihat…


#story

“Tell me! what I have to do to curse or pray a worst thing ever to bad people ?”

I lifted up my head despite of being a little shock with my sister question. But then I saw her looks so empty, unseeing far ahead before her eyes meet mine, waiting for my answer with serious gaze.

“I’ll do anything, just say it”

“A bad pray ? are you being so despair ?” I want to outface her with my gaze, yet hers is still not moving. The anger is so steady.

“Don’t say a stupid word or telling me…

Kintan Alifah

Beneath the pale moonlight

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store